Senin, 08 Mei 2017

Tugas Modifikasi Naskah Kelompok 2



KELOMPOK 2
1.      Khansa Khairina                  B10611510018
2.      Novi Lubis                             B10611510039
3.      Dian Arnia                             B10611510034
4.      Sri Halawatul Hasanah         B10611510036
5.      Riza Anugrah                        B10611510020


“ PERBEDAAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PEMBANGUNAN EKONOMI “


1.      Modifikator : Khansa Khairina
NASKAH ASLI
NASKAH MODIFIKASI
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.
Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses yang bertujuan untuk menaikkan produk domestic bruto suatu negara atau daerah dalam jangka panjang. Kenaikan PDB tersebut lebih besar daripada tingkat pertumbuhan penduduk. Singkatnya, pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang bertujuan untuk menaikkan PDB suatu negara atau daerah melebihi tingkat pertumbuhan penduduk. (Alam S. Ekonomi SMA 2. 2013. Hal-25)
Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth); pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi.
Pembangunan ekonomi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, begitu pula pertumbuhan ekonomi dapat memperlancar proses pembangunan ekonomi. Sehingga pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipisahkan.
Yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional . Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Pertumbuhan ekonomi adalah suatu kondisi di mana terjadi peningkatan produk domestik bruto dari suatu negara atau suatu daerah. Pertumbuhan ekonomi dikatakan meningkat apabila persentase kenaikan produk domestik bruto (PDB) pada suatu periode lebih besar dari periode sebelumnya. Jadi, pertumbuhan ekonomi merupakan kondisi dimana meningkatnya PDB suatu negara tanpa memperhatikan tingkat pertumbuhan penduduk dalam jumlah besar maupun kecil (Alam S. Ekonomi SMA 2. 2013. Hal-25)
Perbedaan antara keduanya adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga, pengetahuan, sosial dan teknik.
Adapun perbedaan yang sangat mendasar antara keduanya yaitu tingkat pertumbuhan ekonomi yang bersifat kuantitatif, yaitu meningkatnya pendapatan dan output produksi yang dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif yang mengalami perubahan-perubahan pertambahan tingkat output dan input dari berbagai sektor ekonomi.
Selanjutnya pembangunan ekonomi diartikan sebagai suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk meningkat dalam jangka panjang.  Ada beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, namun pada hakikatnya faktor-faktor tersebut dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu faktor ekonomi dan faktor nonekonomi.
Pembanguan ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk dapat meningkat. Ada beberapa faktor pembangunan ekonomi yang menyebabkan pendapatan perkapita meningkat dalam jangka waktu panjang antara lain faktor ekonomi dan faktor non ekonomi.

Faktor ekonomi yang memengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi diantaranya adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal, dan keahlian atau kewirausahaan.
Sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal serta keahlian (skill) sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi untuk terwujudnya cita-cita suatu negara tersebut.
Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat memengaruhi pertumbuhan industri suatu negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi. Sementara itu, keahlian dan kewirausahaan dibutuhkan untuk mengolah bahan mentah dari alam, menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi (disebut juga sebagai proses produksi).
Sumber daya alam adalah seluruh kekayaan alam baik berupa tanah, kesuburannya, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, hasil laut, keseluruhannya itu sangat mempengaruhi pertumbuhan industri suatu negara dan merupakan bahan baku produksi. Keahlian juga kewirausahaan sangat diperlukan dalam mengolah sumber daya alam agar menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi.
Sumber daya manusia juga menentukan keberhasilan pembangunan nasional melalui jumlah dan kualitas penduduk. Jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi, sementara kualitas penduduk menentukan seberapa besar produktivitas yang ada.
Dalam suatu keberhasilan pembangunan nasional, sumber daya manusia merupakan salah satu yang terpenting dan dilihat dari jumlah dan kualitas penduduknya. Jumlah penduduk yang tinggi merupakan suatu potensi bagi pasar untuk memasarkan hasil produksinya. Sedangkan kualitas penduduk merupakan penentu produktivitas.
Sementara itu, sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah tersebut. Pembentukan modal dan investasi ditujukan untuk menggali dan mengolah kekayaan. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.  Faktor nonekonomi mencakup kondisi sosial kultur yang ada di masyarakat, keadaan politik, kelembagaan, dan sistem yang berkembang dan berlaku.
Sedangkan sumber daya modal pasti diperlukan oleh manusia dalam mengolah sumber daya yang ada. Tujuan dari modal dan investasi adalah untuk menggali dan mengolah kekayaan berupa barang-barang modal yang penting untuk lancar dan berkembangnya pembangunan ekonomi karena dapat meningktakan produktivitas. Faktor nonekonomi mencakup kondisi sosial kultur yang ada di masyarakat, keadaan politik, kelembagaan, dan sistem yang berkembang dan berlaku.
3.1       Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi
3.1.1    Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
3.1 Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi
3.1.1 Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan kapasitas dalam jangka panjang dari negara yang bersangkutan untuk menyediakan berbagai barang ekonomi kepada penduduknya. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika pada awal pembangunan ekonomi suatu negara, umumnya perencanaan pembangunan berorientasi pada masalah pertumbuhan. (Imamul Arifin. Membuka Cakrawala Ekonomi. Hal-11)
Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat diukur dengan cara membandingkan, misalnya untuk ukuran nasional, Gross National Product (GNP), tahun yang sedang berjalan dengan tahun sebelumnya.
Dengan cara membandingkan GNP tahun yang sedang berjalan dengan GNP tahun sebelumnya, maka pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat diukur.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah: 1) Faktor Sumber Daya Manusia, sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauh mana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan dengan membangun infrastruktur di daerah-daerah . 2) Faktor Sumber Daya Alam, sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia . Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut. 3) Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian. 4) Faktor Budaya, faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan . Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya. 5) Sumber Daya Modal. sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.
Tumbuhnya ekonomi memiliki beberapa faktor diantaranya adalah:                                                         
1.      Akumulasi modal
Termasuk semua investasi baru yang berwujud tanah (lahan peralatan fiskal, dan sumber daya manusia). Akumulasi modal akan terjadi jika ada proporsi tertentu dari pendapatan yang ditabung dan diinvestasikan, termasuk di dalamnya investasi SDM yang dapat memperbaiki kualitas sehingga memberi pengaruh terhadap produksi.
2.      Pertumbuhan penduduk
Adapun pertumbuhan penduduk berkaitan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja yang dianggap sebagai faktor positif dalam merangsang pertumbuhan ekonomi.
3.      Kemajuan Teknologi
Kemajuan teknologi yang bersifat perluasan tenaga kerja terjadi jika kualitas angkatan kerja ditingkatkan. Sementara kemajuan teknologi yang bersifat perluasan modal terjadi jika adanya penggunaan modal secara lebih produktif.
(Mohammad Ali. Pendidikan untuk pembangunan Nasional. Hal-221)
Menurut Adam Smith terdapat dua aspek utama pertumbuhan ekonomi yaitu pertumbuhan output total dan pertumbuhan penduduk . Pada pertumbuhan output total terdapat tiga unsur pokok dari sistem produksi suatu negara ialah; 1) sumber daya alam yang tersedia, 2) sumber daya insani dan 3) stok barang modal yang ada.  Menurut Adam Smith, sumber daya alam yang tersedia merupakan wadah yang paling mendasar dari kegiatan produksi suatu masyarakat. Jika suatu saat nanti semua sumber daya alam tersebut telah digunakan secara penuh maka  pertumbuhan output pun akan berhenti. Sedangkan sumber daya insani memiliki  peranan yang pasif dalam proses pertumbuhan output dan stok modal merupakan unsur produksi yang secara aktif menentukan tingkat output. Sedangkan pada pertumbuhan penduduk, jumlah penduduk akan meningkat jika tingkat upah yang berlaku lebih tinggi dari tingkat upah subsisten yaitu tingkat upah yang pas-pasan untuk hidup. Selain itu, Adam Smith dalam pemikirannya membagi pertumbuhan ekonomi menjadi 5 tahap, dimulai dari ; 1) masa perburuan, 2) masa beternak, 3) masa  bercocok tanam, 4) masa perdagangan, dan 5) masa perindustrian.
Teori Schumpeter menekankan tentang pentingnya peranan pengusaha dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi dan para pengusaha merupakan golongan yang akan terus-menerus membuat pembaruan atau inovasi dalam ekonomi. Hal ini bertujuan untuk peningkatan pertumbuhan perekonomian jika para pengusaha terus-menerus mengadakan inovasi dan mampu pengadakan kombinasi baru atas investasinya atau proses produksinya. Adapun jenis-jenis inovasi, di antaranya dalam hal berikut.
a) Penggunaan teknik produksi.
b) Penemuan bahan dasar.
c) Pembukaan daerah pemasaran.
d) Penggunaan manajemen.
e) Penggunaan teknik pemasaran.

Karl Marx mengemukakan teorinya berdasar atas sejarah perkembangan masyarakat dimana perkembangan masyarakat itu melalui 5 tahap yaitu; 1) masyarakat komunal, 2) masyarakat perbudakan, 3) masyarakat feodal, 4) masyarakat kapitalis dan 5) masyarakat sosialis. Dalam perkembangan perekonomian di masyarakat, Karl Marx membagi menjadi tiga tahapan yaitu 1)  feodalisme, 2) kapitalisme, 3)  sosialisme.  Marx berpendapat bahwa kemampuan para pengusaha untuk mengakumulasi modal terletak pada kemampuan mereka dalam memanfaatkan nilai lebih produktivitas buruh yang dipekerjakan.
Harrod – Domar
Dalam analisis teori pertumbuhan ekonomi menurut Teori Harrod – Domar, menjelaskan tentang syarat yang harus dipenuhi supaya perekonomian dapat mencapai pertumbuhan yang teguh (steady growth) dalam jangka panjang. Asumsi yang digunakan oleh Harrod–Domar dalam teori pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh beberapa hal-hal berikut.
a) Tahap awal perekonomian telah mencapai tingkat full employment.
b) Perekonomian terdiri atas sektor rumah tangga (konsumen) dan sektor perusahaan (produsen).
c) Fungsi tabungan dimulai dari titik nol, sehingga besarnya tabungan proporsional dengan pendapatan.
d) Hasrat menabung batas (Marginal Propencity to Save) besarnya tetap.
Sehingga menurut Harrod–Domar pertumbuhan ekonomi yang teguh akan mencapai kapasitas penuh (full capacity) dalam jangka panjang.




2.      Modifikator : Novi Lubis
NASKAH ASLI
NASKAH MODIFIKASI
Rostow membagi proses pertumbuhan ekonomi suatu Negara menjadi lima tahap; 1) Perekonomian Tradisional Dalam suatu masyarakat tradisional, tingkat produktivitas per pekerja masih rendah, oleh karena itu sebagian besar sumber daya masyarakat digunakan untuk kegiatan sektor pertanian. 2) Pra Kondisi Tinggal Landas Tahap prasyarat tinggal landas ini didefinisikan Rostow sebagai suatu masa transisi dimana masyarakat mempersiapkan dirinya untuk mencapai  pertumbuhan atas kekuatan sendiri ( self sustained growth)  ciri - ciri dan upayanya: (1) Peningkatan investasi di sektor infrastruktur/prasarana terutama transportasi. (2) Revolusi bidang pertanian untuk memenuhi peningkatan permintaan  penduduk. (3) Perluasan impor, termasuk impor modal oleh biaya produksi yang efisien dan pemasaran sumber alam untuk ekspor. 3) Tinggal landas Tahap tinggal landas sebagai suatu revolusi industri yang berhubungan dengan revolusi metode produksi dan didefinisikan sebagai tiga kondisi yang saling berkaitan, 4) Tahap Menuju Kedewasaan Tahap menuju kedewasaan ditandai dengan penerapan teknologi modern secara efektif terhadap sumber daya yang dimiliki. Pada tahap ini terdapat tiga perubahan yang penting : a. Tenaga kerja berubah dan tidak terdidik menjadi baik  b. Perubahan watak pengusaha dari pekerja dari keras dan kasar berubah menjadi manajer efisien yang halus dan sopan c. Masyarakat jenuh terhadap indutrialisasi dan menginginkan perubahan lebih jauh. 5) Tahap Konsumsi Tinggi Tahap konsumsi tinggi merupakan tahap akhir teori pertumbuhan Rostow. Pada tahap ini ditandai dengan migrasi besar-besaran masyarakat pusat  perkotaan ke pinggiran kota (urbanisasi), akibat dari pusat kota dijadikan sebagai tempat kerja.
Tahap-tahap proses pertumbuhan ekonomi menurut Rostow sebagai berikut:
1.      Masyarakat Tradisional (The Traditional Society)
Menurut Rostow dalam masyarakat tradisional ini produksi perkapita masih sangat terbatas dan sumber daya produksi utama adalah sektor pertanian.
2.      Prasyarat untuk Lepas Landas (The Procondition for Take Off)
Tahap prasyarat lepas landas ini adalah masa transisi dimana ketika suatu masyarakat telah mempersiapkan dirinya, atau dipersiapkan dari luar untuk mencapai pertumbuhan yang mempunyai kekuatan untuk terus berkembang.
Ciri-ciri dan upaya :
a.    Pada sektor infrastruktur/prasarana transportasi terjadi peningkatan investasi.
b.    Untuk memenuhi peningkatan permintaan penduduk maka harus terjadi revolusi di bidang pertanian.
c.    Memperluas sektor impor, termasuk impor modal oleh biaya produksi yang efisien dan memperluas sektor ekspor dalam pemasaran sumber alam.
3.      Tahap Tinggal Landas
Dalam tahap lepas landas merupakan berlangsungnya perubahan yang besar dan drastis dalam masyarakat misalnya, revolusi politik, revolusi ekonomi ataupun perkembangan inovasi-inovasi teknologi dan output produksi.
4.      Tahap Menuju Kedewasaan
Tahap Menuju Kedewasaan, masyarakat sudah mulai efektif menggunakan teknologi modern pada sebagian besar faktor produksi dan kekayaan alamnya. Pada tahap ini, ada tiga perubahan penting:
a.    Tenaga kerja berubah dari tidak berpengalaman menjadi lebih baik.
b.    Perubahan sifat pekerja dari keras dan kasar menjadi pekerja yang halus dan sopan.
c.    Masyarakat bosan pada industrialisasi dan menginginkan suatu perubahan yang lebih tinggi.
5.      Tahap Konsumsi Tinggi
Tahap Konsumsi Tinggi, yaitu dimana perhatian masyarakat lebih menekankan kepada masalah-masalah konsumsi dan kesejahteraan, dan bukan lagi pada produksi sehingga coraknya lebih konsumtif. (Rostow, The Stages of Economic Growth, hlm. 18-19)
3.1.2    Pembangunan Ekonomi
Di sini terdapat tiga elemen penting yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi. Pertama, Pembangunan sebagai suatu proses. Pembangunan sebagai suatu proses, artinya bahwa pembangunan merupakan suatu tahap yang harus dijalani oleh setiap masyarakat atau bangsa. Sebagai contoh, manusia mulai lahir, tidak langsung menjadi dewasa, tetapi untuk menjadi dewasa harus melalui tahapan-tahapan pertumbuhan. Demikian pula, setiap bangsa harus menjalani tahap-tahap perkembangan untuk menuju kondisi yang adil, makmur, dan sejahtera.
3.1.2 Pembangunan Ekonomi
Ada tiga elemen penting yang berhubungan dengan pembangunan ekonomi, yaitu sebagai berikut:
1.      Pembangunan sebagai proses
Pembangunan sebagai suatu proses, artinya pembangunan merupakan suatu tahap yang harus dijalani oleh setiap masyarakat. Sebagai contoh, manusia mulai lahir, tidak langsung menjadi dewasa, tetapi untuk menjadi dewasa harus melalui tahapan-tahapan pertumbuhan. Demikian pula, setiap bangsa harus menjalani tahap-tahap perkembangan untuk menuju kondisi yang adil, makmur, dan sejahtera.
Kedua.  Pembangunan sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita. Sebagai suatu usaha, pembangunan merupakan tindakan aktif yang harus dilakukan oleh suatu negara dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita. Dengan demikian, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat, pemerintah, dan semua elemen yang terdapat dalam suatu negara untuk berpartisipasiaktif dalam proses pembangunan. Hal ini dilakukan karena kenaikan pendapatan perkapita mencerminkan perbaikan dalam kesejahteraan masyarakat. 
2.      Pembangunan sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita.
Sebagai suatu usaha, pembangunan merupakan tindakan aktif yang harus dilakukan oleh suatu negara dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita. Dengan demikian, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat, pemerintah, dan semua elemen yang terdapat dalam suatu negara untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan. Hal ini dilakukan karena kenaikan pendapatan perkapita mencerminkan perbaikan dalam kesejahteraan masyarakat.
Ketiga, Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang.  Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikanterus menerus. Misalnya, suatu negara terjadi musibah bencana alam ataupun kekacauan politik, maka mengakibatkan perekonomian negara tersebut mengalami kemunduran. Namun, kondisi tersebut hanyalah bersifat sementara yang terpenting bagi negara tersebut kegiatan ekonominya secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun.
3.      Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang.
Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikanterus menerus. Misalnya, suatu negara terjadi musibah bencana alam ataupunkekacauan politik, maka mengakibatkan perekonomian negara tersebut mengalami kemunduran. Namun, kondisi tersebut hanyalah bersifat sementara yang terpenting bagi negara tersebut kegiatan ekonominya secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun.


3.      Modifikator : Sri Halawatul Hasanah
NASKAH ASLI
NASKAH MODIFIKASI
Tabel III.1.
Ringkasan Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dengan Pembangunan Ekonomi

No
Pertumbuhan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi
1.
Merupakan proses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang.             
Merupakan proses perubahan yang terus menerus menuju perbaikan termasuk usaha meningkatkan produk per kapita.
2.
Tidak memperhatikan pemerataan pendapatan.    
Memperhatikan pemerataan pendapatan termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.

3.
Tidak memperhatikan pertambahan penduduk       
Memperhatikan pertambahan penduduk.
4.
Belum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.      
Meningkatkan taraf hidup masyarakat.

5.
Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi
Pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi.

6.
Setiap input dapat menghasilkan output yang lebih banyak      
Setiap input selain menghasilkan output yang lebih banyak juga terjadi perubahan – perubahan kelembagaan dan pengetahuan teknik.

Adapun ringkasan Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dengan Pembangunan Ekonomi sebagai berikut:
a.       Pertumbuhan Ekonomi
1.      Pertumbuhan ekonomi merupakan proses naiknya perkapita dalam jangka panjang.
2.      Pertumbuhan ekonomi tidak melihat pemerataan pendapatan.
3.      Tidak melihat peningkatan jumlah penduduk.
4.      Tidak pasti dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
5.      Pertumbuhan ekonomi tidak tentu dengan pembangunan ekonomi.
6.      Setiap input dapat menghasilkan jumlah output yang banyak.
b.      Pembangunan Ekonomi.
1.      Pembangunan ekonomi merupakan proses berubah yang terus menuju perbaikan dalam usaha untuk meningkatkan produk perkapita.
2.      Pembangunan ekonomi melihat pemerataan pendapatan termasuk juga pemerataan pembangunan dan hasilnya.
3.      Pembangunan ekonomi melihat jumlah peningkatan penduduk.
4.      Pembangunan ekonomi dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
5.      Pembangunan ekonomi pasti disertai dengan pertumbuhan ekonomi.
6.      Setiap input tidak hanya menghasilkan output yang banyak namun juga terjadi perubahan kelembagaan dan pengetahuan teknik.

4.      Modifikator : Dian Arnia
NASKAH ASLI
NASKAH MODIFIKASI
3.2       Negara-negara Maju dengan Sumber Daya Alam Terbatas
Sebagian negara memang diberkati kekayaan alam melimpah, misalnya Indonesia, namun tidak semua negara memiliki sumber daya alam yang kaya. Hal itu bisa karena faktor geografis dan cuaca kurang menguntungkan, sehingga tidak memiliki sumber daya alam, atau memiliki sumber daya alam namun terbatas.
3.2Negara-negara Maju dengan Sumber Daya Alam Terbatas
Reformasi banyak di sisi kehidupan negara-negara yang banyak memliki sumber daya alam yang berlimpah seperti indonesia,sebagai negara yang memiliki sumberdaya yang berlimpah dengan jumlah penduduk yang lebih dari 220 juta jiwa seharusnya merupakan peluang besar untuk maju ,indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk miskin yang terbanyak di asia ,jauh di bawah singapura thailand ,jepang dan korea utara dan korea selatan. ( universal intelligence pengarang: ratna sulistami D dan erlinda manaf mahdi hal 46 )
Tidak ada atau kurangnya sumber daya alam menjadikan suatu negara harus mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan penduduknya, serta untuk menunjang perekonomian mereka. Semakin minim sumber daya alam, biasanya semakin besar bahan yang harus diimpor. Dengan kata lain, negara yang tidak memiliki sumber daya alam harus mengimpor sumber daya alam mentah dari negara lain.
Walaupun suatu negara memiliki Sumber daya alam yang berlimpah, belum tentu hal itu dapat memberikan manfaat besar bagi penduduknya jika tidak dikelola dengan baik. Beberapa fakta telah menunjukkan bahwa negara-negara yang kaya sumber daya alamnya masih tertinggal keadaan ekonominya jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang justru sumber daya alamnya terbatas. Sebagai contoh, negara Jepang memiliki luas wilayah dan kekayaan alam yang terbatas, tetapi Jepang menjadi negara maju di dunia, lebih maju dari Indonesia yang memiliki SDA yang melimpah ruah. Oleh karena itu, pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara maksimal dengan berbagai upaya. Yang menakjubkan, beberapa negara mampu membuktikan mereka bisa maju, terus tumbuh dan berkembang, serta memiliki tingkat perekomian yang tinggi, meski menghadapi kendala dalam hal sumber daya alam. Beberapa negara berikut ini hanya memiliki sumber daya alam terbatas, namun memiliki kemajuan pesat serta tingkat ekonomi yang tinggi.(Sumber daya alam, adam maulana)
Yang menakjubkan, beberapa negara mampu membuktikan mereka bisa maju, terus tumbuh dan berkembang, serta memiliki tingkat perekomian yang tinggi, meski menghadapi kendala dalam hal sumber daya alam. Beberapa negara berikut ini hanya memiliki sumber daya alam terbatas, namun memiliki kemajuan pesat serta tingkat ekonomi yang tinggi.

Jepang , Wilayah Jepang memiliki banyak pegunungan serta gunung-gunung api yang masih aktif. Jepang juga cukup rentan dilanda bencana, seperti gempa bumi dan lainnya. Dari sisi alam, bisa dibilang Jepang adalah negeri yang kurang beruntung. Negara ini memang memiliki sumber daya alam, tapi jumlahnya sangat terbatas, dan tidak memadai untuk menopang pertumbuhan ekonomi negara dan jumlah penduduk yang cukup besar. Karenanya, untuk kebutuhan bahan baku, Jepang sangat bergantung pada impor luar negeri. Hebatnya, meski menghadapi masalah seperti itu pun, Jepang mampu membuktikan diri sebagai negara maju dan sangat hebat dalam teknologi. Jepang mengekspor banyak hasil usaha mereka ke berbagai negara, mulai dari komputer, mobil, tembaga, besi, semikonduktor, dan lain-lain. Produk-produk elektronik mereka juga masuk ke milyaran rumah penduduk di berbagai belahan dunia.
Jepang adalah negara yang hancur luluhlantak tiada tara itu tahun 1945,dalam tahun ketika indonesia memproklamasikan kemerdekaannya di jakarta,setengah abad kemudian dimanakah posisi indonesia dan di manakah posisi jepang dalam tingkat kesejahteraannya atau seberapa jauh indonesia tertinggal oleh jepang padahal pada tahun 1945 keadaan mereka lebih parah dibandingkan indonesia. berlimpah Bukankah sumber daya alam indonesia jauh lebih berlimpah daripada sumberdaya alam jepang,dalam keterpurukan yang begitu dalam ,apasaja yang masih tersisa hanya SDM yang berkualitas. Jepang mengekspor banyak hasil usaha mereka ke berbagai negara, mulai dari komputer, mobil, tembaga, besi, semikonduktor, dan lain-lain. Produk-produk elektronik mereka juga masuk ke milyaran rumah penduduk di berbagai belahan dunia. (the power of empathy in ledership hal 49  pengarang : raja bambang sutikno,m..b.a)
Korea Selatan, Korea Utara memang memiliki kandungan alam yang kaya berupa mineral. Namun, Korea Selatan tidak memiliki keberuntungan yang sama. Sumber daya alam di Korea Selatan bisa dibilang sangat terbatas. Karenanya, sebagaimana Jepang, Korea Selatan juga sangat bergantung pada bahan-bahan yang diimpor dari luar negeri untuk menopang industri dalam negeri dan kebutuhan penduduk yang besar. Kebangkitan Korea Selatan dalam industri dimulai pada era 1960-an. Selain terkenal sebagai negeri gingseng, Korea Selatan juga terkenal sebagai negara pengekspor peralatan komunikasi nirkabel, komputrer, baja, kapal, semikonduktor, otomotif, petrokimia, sampai barang-barang elektronik canggih. Saat ini, Korea Selatan telah menjadi salah satu negara yang terus berkembang dengan perekonomian yang besar.
Sekitar 40 tahun yang lalu korea selatan termasuk dalam salah satu negara asia yang termiskin. Selain kondisi alam yang kurang baik ,korea selatan juga tidak memiliki sumber daya alam yang memadai,tanah yang dapat di manfaatkan sangatlah sedikit  dan terbatas yaitu hanya sekitar 23 persen dari luas wilayahnya yang seluas 99.000 kilometer persegi,bermula pada tahu 1980an perekonomian korea selatan tumbuh dan berkembang dengan pesat hingga lebih dari 2 persen per tahunnya dan membuat negara itu menjadi negara dengan angka pertumbuhan ekonomi terpesat di dunia,korea selatan berhasil memperbaiki dn mempertahankan perekonomiannya yang tinggi,korea selatan telah membuktikan bahwa kekurangan sumber daya alam tidaklah menghalangi suatu perkembangan dan korea selatan kini menjadi negara maju di sektor perindustrian. Selain terkenal sebagai negeri gingseng, Korea Selatan juga terkenal sebagai negara pengekspor peralatan komunikasi nirkabel, komputrer, baja, kapal, semikonduktor, otomotif, petrokimia, sampai barang-barang elektronik canggih. Saat ini, Korea Selatan telah menjadi salah satu negara yang terus berkembang dengan perekonomian yang besar.4(ann wan seng pengarang :  mega )
Italia, Italia tercatat mengimpor 99,7 persen bahan bakar padat, 92,5 persen minyak, dan 91,2 persen gas alam. Fakta itu sudah cukup menjelaskan bagaimana kondisi alam Italia secara keseluruhan. Sumber daya alam Italia memang bisa dibilang sangat terbatas, sehingga kebutuhan bahan-bahan baku harus mengandalkan impor. Italia bahkan termasuk sedikit memiliki gedung tinggi pencakar langit, seperti yang biasa ada di negara-negara maju.  Tapi Italia termasuk negara maju, dengan tingkat perekonomian yang besar, bahkan terkemuka di dunia. Negara ini mengekspor produk-produk teknik, tekstil, pakaian, mesin, otomotif, peralatan transportasi, bahan kimia, logam halus, sampai barang- barang mewah. Italia juga termasuk salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi terbesar di dunia.
Italia memiliki tanah lembah po yang kaya membentuk wilayah pertanian negara yang paling penting.Laut di sekitar semenanjung Italia memiliki berbagai ikan yang melimpah.Tapi Italia memiliki sumber daya alam yang terbatas.Batubara diperoleh dari Sardinia. Minyak bumi dalam jumlah biasa ditemukan di Lembah Po, Sisilia, dan daerah lainnya. Sejumlah besar gas alam juga ditemukan.Tapi Italia harus mengimpor bahan bakar untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan industrinya. Sekitar 20 persen listrik Italia diperoleh dari pembangkit listrik tenaga air yang terletak terutama di Pegunungan Alpen dan Apennine. Italia adalah negara industri utama di Eropa yang bertumpu pada sektor pertanian.Luas wilayah Italia mencapai 301.277 km² dan pendapatan perkapita Italia pada tahun 2013 sebesar 35,120 dollar AS.Italia merupakan semenanjung panjang yang menjorok ke laut tengah.Sebagian besar wilayah Italia berupa perbukitan dan pegunungan.Industri merupakan aktivitas ekonomi utama di negara Italia.Produk yang dihasilkan adalah tekstil, mobil, bahan kimia, besi dan baja, serta barang-barang elektronik.(pertumbuhan itaia penulis : azahwa)
Singapura,  dalam hal kekayaan alam, bisa dibilang Singapura tidak ada apa-apanya dibandingkan Indonesia. Dalam hal luas wilayah, Singapura hanya setara dengan salah satu kota besar di Indonesia. Tapi dalam hal kemajuan negara dan tingkat ekonomi, Indonesia kalah telak jika dibandingkan Singapura.  Singapura tidak memiliki kekayaan alam yang bisa diandalkan. Bahkan negeri itu pernah sampai mengimpor air dari Malaysia, untuk memenuhi kebutuhan penduduk di sana. Tetapi, meski begitu, Singapura menjadi negara maju dengan perekonomian yang makmur.  Singapura mengekspor makanan dan minuman, obat-obatan, bahan kimia, dan minyak halus. Sebanyak 48 persen ekspor singapura merupakan barang hasil olahan ulang yang kemudian dijual keluar (ekspor). Singapura juga memiliki kontribusi sebesar 10 persen dalam produksi semikonduktor di dunia.
Singapura sama sekali tidak memiliki sumber daya alam (SDA) namun negara tersebut memiliki industri berbasis SDA sehingga membuat negara tersebut maju dan rata-rata pendapatan per kapita warganya mencapai US$ 48. 595 per orang per tahun.Sementara Indonesia, yang merupakan negara kaya SDA, rata-rata pendapatan per kapita warganya hanya US$ 3.452 per orang per tahun. Artinya pendapatan perkapita Singapura kurang lebih 13 kali lipat dari rata-rata pendapatan per kapita Indonesia,Singapura mendapatkan pasokan bahan baku SDA semuanya dari impor. Pasokan bahan baku tersebut pemerintah Singapura benar-benar membangun segala infrastruktur untuk memajukan industri olahan sehingga menghasilkan nilai tambah Sebanyak 48 Dampaknya tentu ekonomi negara tersebut maju, bahkan dibandingkan negara di Asia yang impor SDA, GDP Singapura mencapai US$ 48.595 per kapita.Singapura juga memiliki kontribusi sebesar 10 persen dalam produksi semikonduktor di dunia. (detikfinance penulis : arya Adityawarman )
Belgia, dihimpit oleh negara-negara berkekuatan ekonomi tinggi seperti Jerman, Prancis, dan Inggris, tidak memberikan banyak kesempatan kepada Belgia untuk membangun basis manufaktur yang kuat. Tak jauh beda dengan Singapura, Belgia juga merupakan negara dengan minim kekayaan alam, dan harus mengimpor bahan baku mentah atau setengah jadi, yang kemudian diolah untuk ekspor.  Satu-satunya sumber daya alam yang dimiliki Belgia adalah batu bara. Untuk bahan- bahan baku mentah, Belgia sangat bergantung pada impor dari negara lain, sehingga Belgia pun sangat riskan terkena dampak kenaikan harga pasar dan komoditas global. Meski begitu, Belgia berhasil menjadi salah satu negara maju dalam hal ekonomi. Negeri ini mengekspor mesin dan peralatan, bahan kimia, berlian yang telah diolah, produk logam, sampai makanan.
Belgia memiliki perusahaan swasta modern telah memanfaatkan lokasi pusat geografis, jaringan transportasi yang sangat maju, dan diversifikasi basis industri dan komersial. Industri terkonsentrasi terutama di daerah Flemish terpadat di utara. Dengan sedikit sumber daya alam, Belgia harus mengimpor jumlah besar bahan baku dan ekspor volume besar manufaktur, membuat ekonominya biasa tergantung pada keadaan pasar dunia. Kira-kira, tiga perempat dari perdagangan adalah dengan negara-negara Uni Eropa lainnya.Dalam 2011 pemerintah mengurangi defisit anggaran dari puncak 6% dari PDB di 2009 untuk 4.2% di 2011. Meskipun peningkatan relatif dalam anggaran defisit Belgia, utang publik melayang dekat 100% dari PDB, faktor yang berkontribusi persepsi investor bahwa negara ini semakin rentan terhadap spillover dari krisis zona euro. Bank Belgia yang dipengaruhi oleh krisis keuangan internasional di 2008 dengan tiga bank besar menerima suntikan modal dari pemerintah, dan nasionalisasi lengan Belgia bank Franco-Belgia. Penuaan populasi dan meningkatnya pengeluaran sosial menengah ke tantangan jangka panjang untuk keuangan publik.(jobera)


Swiss,  mirip Belgia, Swiss dikelilingi oleh negara-negara industri utama seperti Jerman, Prancis, dan Italia. Yang menjadi masalah, juga mirip Belgia, Swiss tidak memiliki sumber daya alam yang bisa diandalkan, sehingga sangat bergantung pada hasil impor.  Karena kesadaran itu pula, Swiss pun memusatkan perhatian usahanya pada industri pertanian. Negara ini memiliki keunggulan dalam hal proses pengolahan makanan, memproduksi kebutuhan (makanan) multinasional, selain juga hebat dalam memproduksi jam tangan mewah. Di antara merek terkenal produksi mereka adalah Rolex dan Swatch. Sementara ekspor utama Swiss adalah bahan kimia, mesin, jam tangan, produk pertanian, dan bahan makanan.
Swiss adalah Negara yang memiliki luas tanah sekitar 41.325 km2, kira-kira sepertiga dari luas pulau Jawa. Swiss tidak memiliki sumber daya alam yang bisa diandalkan sebagai mesin pemutar perekonomian mereka. Sumber mineral tidak berlimpah, hanya granit, marmer, batu kapur, beberapa jenis batu untuk keperluan bangunan lain serta garam yang bisa diandalkan untuk kepentingan komersial. Aset lain, simpanan alam besi dan mangan. Sumber alam yang cukup berlimpah di Swiss ialah air karena kontur pegunungan yang mendominasi geografi Swiss.Hebatnya, kendati sumber daya alamnya pas-pasan, Swiss adalah negara amat kaya. Pendapatan per kapita nominalnya mencapai 58,000 dollar Amerika. Ini menempatkan Swiss di urutan ketujuh di dunia.(ikamers)
Taiwan, Jepang menjajah Taiwan selama 50 tahun, dan selama setengah abad itu Jepang bisa dibilang menguras habis sumber daya alam yang ada di Taiwan. Ketika Perang Dunia II berakhir, Taiwan menghadapi krisis dalam hal sumber daya alam, sehingga mereka terpaksa mengimpor bahan baku dari luar negeri. Karenanya sebanyak 90 persen kebutuhan industri Taiwan diperoleh dari negara asing.  Meski begitu, Taiwan mampu mengolah keterbatasannya hingga menjadi negara maju dengan industri yang membumbung pesat, khususnya dalam bidang semikonduktor. Pada 2010, Taiwan bahkan sukses menjadi produsen semikonduktor nomor satu di dunia, menggeser Jepang yang semula menduduki peringkat atas dalam bidang tersebut. Dalam hal ekspor, Taiwan mengandalkan ekspor komputer, barang elektronik, mesin, tekstil, plastik, semikonduktor, optik, bahan kimia, dan lainnya.
Taiwan adalah negara di Asia yang menerapkan ekonomi politik korporatis dan telah tumbuh menjadi negara yang kaya. Struktur ekonomi Taiwan bertumpu pada industri kecil dan menengah yang berjaring secara kuat untuk menghasilkan produk-produk yang efisien yang bahkan bersaing pada tingkat internasional. Inklusi dan kesamaan sudah terjadi secara ekonomi. Ekspor yang menjadi salah satu tonggak perekonomian Taiwan, mengubah hasil pertanian menjadi barang industry. Namun ekspor ini tetap bergantung pada rezim perdagangan terbuka dan tetap rawan terhadap penurunan ekonomi dunia. Korporasi Taiwan bersifat responsif terhadap kepentingan kelompok kecil dan menengah dalam masyarakat alih-alih hegemoni. Pemerintah Taiwan memperhitungkan masyarakat struktur yang lebih egaliter terkait faktor geopolitik dengan Cina yang rawan instabilitas. Keterbatasan sumber daya alam dan kepadatan penduduk tinggi berarti bahwa Taiwan tidak mandiri. Oleh karena itu, perdagangan luar negeri telah datang untuk memainkan peran utama dalam pembangunan ekonomi Taiwan. 9 (Yuliantoro, Nur RachmatHubungan China-Taiwan dan Pandangan Asia Tenggara)


5.      Modifikator : Riza Anugrah
NASKAH ASLI
NASKAH MODIFIKASI
3.3 Negara dengan Sumber Alam Terkaya

Menggunakan data cadangan terbukti dan harga pasar global terbaru, beberapa negara terdeteksi memiliki sumber daya paling berharga di dunia.  Berdasarkan data dari Geological Survey AS, Energy Information Administration AS, Bloomberg dan Financial Visualization, 24/7 Wall St mengidentifikasi harga pasar saat ini dari 10 sumber daya alam (SDA), serta cadangan yang tersedia di berbagai negara. Komoditas ini termasuk minyak, gas alam, batubara, kayu, emas, perak, tembaga, uranium, bijih besi dan fosfat.

3.3 Negara dengan Sumber Alam Terkaya

Berikut adalah Negara-negara yang memiliki sumber daya alam paling berharga di dunia menurut data cadangan harga pasar global terbaru yaitu data Geological Survey AS, 24/7 Wall St. sumber daya alam (SDA) yang terindentifikasi serta tersedia di berbagai Negara yaitu antara lain komoditas minyak, gas alam, batu bara, kayu, emas, perak, tembaga, uranium, bijih besi dan fosfat.
Dalam banyak hal, termasuk batubara, minyak dan gas alam, harga bervariasi berdasarkan jenis. 24/7 Wall st. pun menggunakan harga yang secara luas dianggap sebagai patokan komoditas. Ketika tidak ada patokan yang ditetapkan, digunakan rata-rata dari jenis yang paling umum dijual. Inilah 10 negara dengan persediaan SDA paling berharga.

Berdasarkan data Geological Survey AS, 24/7 Wall St. batubara, minyak dan gas alam memiliki variasi harga. Hal ini dianggap sebagai patokan terhadap komoditas tersebut. Berikut 10 negara dengan persediaan sumber daya alam yang paling berharga :
10. Venezuela, nilai sumber daya total: US$ 14,3 triliun.  Cadangan minyak : 99,4 miliar barel ($ 11,7 triliun).  Cadangan gas alam: 170.9 cu. ft (US$ 1,9 triliun).  Venezuela merupakan satu dari 10 pemilik SDA terbesar untuk besi, gas alam dan minyak. Cadangan gas alam di Amerika Selatan ini menduduki peringkat kedelapan dunia dengan 170,9 triliun cubic feet, atau lebih dari 2,7% pasokan global. Kekayaan minyak sebesar 99 miliar barel, merupakan terbesar keenam dunia, dan 7,4% dari pasokan global. Hal ini tidak termasuk 97 miliar barel minyak mentah asam ekstra negara itu, yang dimasukkan OPEC tahun lalu dalam laporan sumber daya kartel.

10. Venezuela, merupakan 1 dari 10 pemilik sumber daya alam terbesar untuk besi, gas alam dan minyak dengan total sumber daya sekitar US$ 14,3 triliun yang meliputi cadangan gas alam sekitar 170.9 cu.ft (US$ 1,9 triliun) yang menduduki peringkat ke-8 dunia serta kekayaan minyak sebesar 99 miliar barel atau sekitar 7,4% dari pasokan global yang menduduki peringkat ke-6 dunia.
9. Irak, Nilai sumber daya total: US$ 15,9 triliun, Cadangan minyak : 115 miliar barel (US$ 13,6 triliun), Cadangan gas alam: 111,9cu. ft (US$ 1,3 triliun). SDA Irak terbesar adalah minyak, dengan 115 miliar barel cadangan terbukti, atau hampir 9% total dunia. Meskipun relatif mudah untuk diekstrak, cadangan ini belum dimanfaatkan karena perbedaan politik antara pemerintah pusat dan suku Kurdi mengenai kepemilikan minyak. Irak juga punya cadangan terbesar batuan fosfat dunia, senilai lebih dari US$ 1,1 triliun. Namun, cadangan ini belum tersentuh.

9. Irak, merupakan sumber daya alam terbesar dengan minyak mentahnya yaitu sekitar 115 miliar barel atau sekitar 9% pasokan total dunia. Tidak hanya itu  Negara Irak juga memiliki cadangan batuan fosfat terbesar dunia yaitu sekitar US$ 1,1 triliun akan tetapi cadangan ini masih belum tersentuh oleh siapapun. Total sumber daya yaitu sekitar US$ 15,9 miliar triliun, cadangan minyak sebesar 115 miliar barel atau setara US$ 13,6 triliun, cadangan gas alam sekitar 111,9 cu ft. atau setara dengan US$ 1,3 triliun.
8. Australia, Nilai sumber daya total: US$ 19,9 triliun, Cadangan kayu: 369 juta hektar (US$5,3 triliun).  Kekayaan alam Australia berasal dari banyaknya cadangan kayu, batubara, tembaga dan bijih besi. Australia memiliki emas terbanyak di dunia, yakni 14,3% pasokan global. Ia juga memiliki 46% pasokan uranium global. Selain gas alam lepas pantai pesisir barat laut, yang diantaranya berbagi dengan Indonesia.
8. Australia, merupakan Negara yang kekayaan alamnya bersumber dari cadangan kayu, batubara, tembaga, bijih besi serta memiliki emas terbanyak di dunia yaitu sekitar 14,3% dari pasokan global. Tidak hanya itu, Australia juga memiliki 46% cadangan uranium global dan gas alam lepas pantai pesisir barat laut yang berbagi dengan Indonesia. Total sumber daya yang dimiliki oleh Australia yaitu sekitar US$ 19,9 triliun dimana cadangan kayu sebesar 369 juta hektar atau setara dengan US$ 5,3 triliun.
7. Brazil, Nilai sumber daya Total: $ 21,8 triliun, Kayu cadangan : 1,2 miliar hektar (US$ 17,5 triliun), Cadangan emas dan uranium Brasil yang cukup besar, mengkontribusi posisi negara ini di urutan ke-7. Brasil juga memiliki 17% pasokan bijih besi, kedua terbesar dunia. Bagaimanapun, SDA yang paling berharga adalah kayu, dengan penguasaan 12,3% pasokan kayu dunia, senilai US$ 17,45 triliun.  Namun, penemuan Brasil yang relatif baru dalam jumlah besar minyak mentah lepas pantai yang biasa disebut presalt, tidak dimasukkan. Cadangan minyak mentah presalt bisa mencapai 44 miliar barel, dapat mengangkat posisi Brasil.

7. Brazil, merupakan Negara yang cukup besar pada sumber daya alam dengan total sumber daya yang dimiliki oleh Brazil yaitu sekitar US$ 21,8 triliun berupa emas dan uranium yaitu di posisi ke 7 dunia serta posisi ke 2 terbesar di dunia dalam memasok bijih besi yaitu 17% dan juga penguasaan 12,3% atau setara dengan 1,2 miliar hektar pasokan kayu dunia yang paling berharga yaitu US$ 17,45 triliun.
6. China, Nilai sumber daya Total: US$ 23 triliun, Kayu cadangan (nilai): 450 juta hektar (US$ 6,5 triliun).  Nilai SDA China sangat didasarkan pada batubara dan mineral logam langka. Kombinasi kedua sumber daya inimenyediakan lebih dari 90% dari nilai SDA total negara itu. China juga memiliki cadangan batubara yang signifikan, lebih dari 13% total dunia. Baru-baru ini, cadangan serpih besar gas juga ditemukan. Kalau perkiraan ukuran sudah dirilis, mungkin China jadi pemimpin SDA dunia.
6. China, memiliki sumber daya alam berupa batubara dan mineral logam langka yang mampu menyediakan lebih dari 90% dari nilai SDA total Negara itu. Selain itu, info terkini China juga memiliki cadangan serpih besar gas yang baru ditemukan oleh karena itu diperkirakan China akan dapat memimpin SDA dunia. Cadangan SDA kayu senilai 450 juta hektare atau setara dengan US$ 6,5 triliun dan cadangan batubara yang signifikan yaitu sekitar 13% dari total dunia. Total kekayaan sumber daya China ini mencapai US$ 23 triliun.

5. Iran, Nilai sumber daya total: US$ 27,3 triliun, Cadangan minyak nilai: 136,2 miliar barel (US$ 16,1 triliun), Cadangan gas alam nilai: 991,6 triliuncu. ft ($ 11,2 triliun).  Iran berbagi raksasa South Pars Teluk Persia / lapangan gas North Dome dengan Qatar. Negara ini adalah tempat bagi 16% cadangan gas alam dunia. Selain memiliki cadangan minyak terbesar ketiga dunia, dengan 136,2 miliar barel cadangan terbukti, atau 10% minyak dunia.  Namun, Iran ini tidak menyadari nilai moneter sumber dayanya, karena keterasingan dari pasar internasional, menyusul penolakannya untuk menghentikan program pengembangan nuklir.

5. Iran, merupakan Negara pemasok minyak terbesar ke-3 dunia dengan 136,2 miliar barel atau sekitar 10% minyak dunia. Akan tetapi, Iran berbagi lapangan gas dengan Qatar sehingga tidak menyadari nilai potensi sumber dayanya sendiri yang diakibatkan dari keterasingan Iran dari pasar internasional serta terjadinya penolakan terhadap pengembangan program nuklir. Adapun total kekayaan sumber daya Iran yaitu sekitar US$ 27,3 triliun meliputi cadangan minyak setara dengan US$ 16,1 triliun, cadangan gas alam senilai 991,6 triliun cu.ft atau setara dengan US$ 11,2 triliun.
4. Kanada, Nilai sumber daya total: $ 33,2 triliun.  Cadangan minyak: 178,1 miliar barel (US$ 21 triliun).  Kayu cadangan: 775 juta hektar (US$ 11,3 triliun).  Penambahan cadangan pasir minyak terhadap cadangan SDA totalnya, membawa Kanada masuk dalam daftar ini.Pasir minyak menambah 150 miliar barel terhadap total SDApada 2009 dan 2010.  Menurut perkiraan terbaru, Kanada memiliki 178,1 miliarbarel, 17,8% cadangan global total, tertinggi kedua setelah Arab Saudi.  Negara ini juga memiliki tambang fosfat, meskipun cadangannya tidak termasuk 10 besar dunia. Kanada juga memiliki cadangan terbukti uranium terbesar kedua dan cadangan kayu ketiga paling tersedia.

4. Kanada, memiliki cadangan pasir minyak tertinggi ke-2 setelah Arab Saudi yaitu sekitar 178,1 miliar barel setara dengan US$ 21 triliun atau 17,8% cadangan total global. Serta memiliki tambang fosfat dan uranium yang terbesar ke-2 dan cadangan kayu terbesar ke-3 yang paling tersedia sebesar 775 juta hektar atau setara US$ 11,3 triliun dengan total kekayaan sumber daya sekitar US$ 33,2 triliun.
3. Arab Saudi,  Nilai sumber daya total: US$ 34,4 triliun.  Cadangan minyak: 266,7 miliar barel (US$ 31,5 triliun).  Cadangan gas alam: 258,5 triliuncu. ft (US$ 2,9 triliun).  Arab Saudi memiliki hampir 20% minyak dunia, terbesar dunia. Bahkan, semua nilai sumber daya negara itu berasal dari hidrokarbon, baik minyak atau gas. Kerajaan ini memiliki cadangan gas alam terbukti terbesar kelima dunia. Diperkirakan, Arab Saudi akan kehabisanSDA ini beberapa dekademendatang.

3. Arab Saudi, memiliki hampir 20% cadangan minyak dunia bahkan terbesar dunia yang berasal dari hidrokarbon meliputi minyak sekitar 266,7 miliar barel atau setara US$ 31,5 triliun serta gas alam terbesar ke-5 dunia sekitar 258,5 triliun cu.ft atau setara US$ 2,9 triliun dengan total nilai kekayaan sebesar US$ 34,4 triliun yang diprediksi sumber daya alam Arab Saudi akan habis beberapa dekade mendatang.
2. Amerika Serikat.  Nilai sumber daya total: US$ 45 triliun.  Cadangan gas alam : 272,5 triliuncu. ft (US$ 3,1 triliun).  Kayu cadangan: 750 juta hektar (US$ 10,9 triliun).  AS memiliki 31,2% cadangan terbukti batubara, senilai US$ 30 triliun, pasokan paling berharga dunia. Ada juga 750 juta hektar hutan, senilai US$ 11 triliun. Kombinasi kayu dan batu bara bernilai 89% dari SDAnegara itu. AS juga menjadi lima negara teratas untuk tembaga, emas dan gas alam.

2. Amerika Serikat, merupakan 5 Negara teratas dalam sumber daya alam meliputi tembaga, emas, dan gas alam sekitar 272,5 triliun cu.ft atau setara US$ 3,1 triliun. Amerika Serikat juga memiliki 31,2% pasokan paling berharga yaitu cadangan terbukti batubara senilai US$ 30 triliun serta cadangan kayu sebesar 750 juta hektar hutan atau setara  US$ < 11 triliun. 89% sumber daya alam Negara ini berasal dari kombinasi antara kayu dan batubara.
1. Rusia.  Nilai sumber daya total: US$ 75,7 triliun.  Cadangan minyak : 60 miliar barel (US$ 7,08 triliun).  Cadangan gas alam: 1.680 triliun cu. ft (US$ 19 triliun).  Kayu cadangan: 1,95 miliar hektar (US$ 28,4 triliun).  Rusia adalah negara terkaya dunia untuk SDA, memimpin semua negara untuk cadangan gas alam dan kayu. Luasnya negara itu merupakan berkah, meskipun berbiaya tinggi karena transportasi ekonomis untuk pipa gas dan kereta api untuk distribusi kayu, yang secara signifikan mahal untuk dibangun.  Selain memiliki cadangan gas dan kayu yang besar, Rusia punya cadangan batu bara terbesar kedua dan cadangan emas terbesar ketiga dunia. Selain diperkirakan memiliki cadangan logam langka terbesar kedua dunia, meski saat ini tidak sedang ditambang.

1. Rusia, merupakan Negara terkaya dunia dalam hal sumber daya alam dengan total kekayaan sebesar US$ 75,7 triliun. Hal ini membuat Rusia memimpin semua Negara untuk cadangan gas alam sekitar 1,680 triliun cu.ft atau setara US$ 19 triliun dan cadangan kayu sebesar 1,95 miliar hektar atau setara US$ 28,4 triliun serta cadangan minyak sebesar 60 miliar barel atau setara US$ 7.08 triliun. Tidak hanya itu, Rusia juga memiliki cadangan batu bara terbesar ke-2 dunia, cadangan emas terbesar ke-3 dunia dan diperkirakan memiliki cadangan logam langka terbesar ke-2 dunia meskipun belum ada kegiatan pertambangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar